Monday, November 3, 2014

UBIQUITOUS COMPUTING








A.            SEJARAH UBIQUITOUS COMPUTING
Ubiquitous computing (Ubicomp) pertama kali dimunculkan oleh Mark Weiser, seorang peneliti senior pada Xerox Palo Alto Research Center (PARC) pada tahun 1988 pada sebuah forum diskusi di lingkungan internal pusat riset tersebut. Istilah tersebut semakin terkenal pada saat Mark Weiser mempublikasikan artikelnya yang berjudul “The Computer of the 21st Century”. Dalam artikel tersebut, beliau mendefinisikan Ubicomp sebagai “Metode yang bertujuan menyediakan serangkaian komputer bagi lingkungan fisik pemakainya dengan tingkat efektifitas yang tinggi namun dengan tingkat visibilitas serendah mungkin”. Maksudnya ialah dalam ubiquitous computing itu tidak terbatas hanya pada sebuah PC, notebook, ataupun PDA, melainkan  berbagai macam alat yang memiliki sifat demikian natural, sehingga orang-orang yang sedang menggunakan nya (ubicomp device) tidak  merasakan bahwa mereka tengah menggunakan/mengakses sebuah komputer.
Agar lebih mudah memahaminya, perhatikan dengan saksama gambar berikut dan pahami maksud dari contoh-contoh di bawah ini !
Contoh 1 :
Suatu ketika ada seorang karyawan di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang teknologi. Dia berangkat kerja dengan mobilnya melewati jalan tol modern tanpa penjaga pintu tol. Mobil sang karyawan telah dilengkapi dengan sebuah badge pintar berisi microchip yang secara otomatis akan memancarkan identitas mobil tersebut pada serangkaian sensor saat melewati pintu tol seperti pada gambar di atas. Pembayaran jalan tol akan didebet langsung dari rekeningnya setiap minggunya sesuai data yang di-update setiap mobilnya melewati pintu tol dan disimpan dalam komputer pengelola jalan tol.

Contoh 2:
Saat mobilnya mendekati pintu kantor, sensor pada gerbang pagar kantor mengenali kendaraan tersebut berkat pemancar lain yang terdapat di mobil tersebut dan secara otomatis membuka gerbang.

Contoh 3:

Pada kartu pegawai sang karyawan terpasang device pemancar yang secara otomatis akan mengaktifkan serangkaian sensor pada saat ia memasuki kantor. Pintu ruang kerjanya akan terbuka secara otomatis, pendingin ruangan akan dinyalakan sesuai dengan suhu yang nyaman baginya dan mesin pembuat kopi pun menyiapkan minuman bagi sang karyawan.

Contoh 4:

Meja kerja sang karyawan dilapisi sebuah pad lembut yang mempunyai berbagai fungsi. Saat ia meletakkan telepon selulernya di pad tersebut, secara otomatis baterai ponsel tersebut akan diisi. Jadwal hari tersebut yang sudah tersimpan dalam ponsel akan ditransfer secara otomatis ke dalam komputer dengan bantuan pad tersebut sebagai alat inputnya. Misalkan di hari tersebut ia telah mengagendakan rapat bersama para stafnya maka komputer secara otomatis akan memberitahukan kepada seluruh peserta rapat bahwa rapat akan segera dimulai.








B.            PENGERTIAN UBIQUITOUS COMPUTING
Ubiquitous computing dapat didefinisikan sebagai penggunaan komputer yang tersebar di mana user berada. Sejumlah komputer disatukan dalam suatu lingkungan dan tersedia bagi setiap orang yang berada di lokasi tersebut. Setiap komputer dapat melakukan pekerjaan yang dipersiapkan untuk tidak banyak melibatkan intervensi manusia atau bahkan tanpa harus mendeteksi di mana pemakai berada.Atau Ubiquitous Computing adalah segala macam teknologi komputer yang memungkinkan manusia berinteraksi dengan komputer secara kontinyu. kapan saja, dimana saja dan bagaimana pun caranya. Ubiquitous computing memiliki 3 bentuk dasar dari mesin ubiquitous itu ssendiri, yaitu :

1.      Tab, dapat digunakan atau dipasang dengan ukuran centimeter (cm).
2.      Pad, dapat dipakaikan atau dipasang dengan ukuran desimeter (dm).
3.      Board, dapat dipakaikan atau dipasang dengan ukuran beberapa meter (m).

C.            PERKEMBANGAN
Aspek-aspek yang mendukung perkembangan dari Ubiqiutous Computing (Ubicomp) ialah sebagai berikut : 

1.      Natural Interfaces: Penggunaan aspek-aspek alami sebagai cara untuk memanipulasi data, contohnya teknologi semacam voice recognizer ataupun pen computing.

2.      Context Aware Computing: Memandang suatu proses komputasi tidak hanya dari  menitik beratkan perhatian pada satu buah obyek yang menjadi fokus utama dari proses tersebut tetapi juga pada aspek di sekitar obyek tersebut, contohnya komputasi konvensional.

3.      Micro-Nano Technology: Teknologi yang memanfaatkan berbagai microchip dalam ukuran luar biasa kecil semacam T-Engine ataupun Radio Frequency Identification (RFID) diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari dalam bentuk smart card atau tag. Contohnya, seseorang yang mempunyai karcis bis berlangganan dalam bentuk kartu cukup melewatkan kartunya tersebut di atas sensor saat masuk dan keluar dari bis setelah itu saldonya akan langsung didebet sesuai jarak yang dia tempuh.








Dasar Dasar Pemprograman pada Turbo Pascal


Salam Informatika, Berkarya dan berkoar!



Kenapa sih harus pascal? kenapa sih harus jadi bahasa pemprograman pertama? Susah gak yah belajar pascal? jawabannya Gampang banget... asal ada minat dan kemauan pastinya dan kenapa harus pascal yg paling pertama??? .Itu karena pascal termasuk didalam High level language yang artinya syntax yang digunakan dalam pascal hampir mirip dengan bahasa manusia. Walaupun pascal adalah bahasa yang paling mudah untuk dipelajari pascal juga punya kekurangan. Hmm.. kekurangannya di postingan berikutnya ajah yahh, soalnya mau fokus ama dasar-dasar pemprograman turbo pascal dulu :3 ~
Oke deh tanpa buang-buang waktu langsung ajah ~
Check this out ~

A. Nama Program
   Didalam pascal kita diberikan fitur untuk memrikan nama pada program. Nama program ini bersifat optional. maksudnya, boleh ditulis dan boleh juga tidak. berikut cara penulisan nama program pada pascal :
Program NamaProgram;

B. Variabel

   Didalam pascal ada yang dinamakan variabel. variabel disini berfungsi untuk mewadahi data yang ingin di deklarasikan sebelum di gunakan dalam program. Analoginya, jika kita membuat variabel maka sama saja dengan kita sudah memesan makanan, setelah makanan dipesan kita tinggal gunakan variabel tersebbut sesuai fungsinya. berikut beberapa syntax yang berlaku pada variabel :

Tipe Data variabel untuk fungsi aritmatik

Byte          0~255
ShortInt     -128~127
Word         0~65535
Integer      -32768~32767
LongInt     -2147483648~2147483647

Tipe Data variabel untuk fungsi karakter

Boolean     Memuat kondisi dimana jika benar = T dan jika salah = F
Char          Memuat 1 karakter saja. misalnya 'A' , 'B' , 'C' atau '$' , '%' , '@' dll.
String         Rangkaian Karakter. misalnya 'Saya lapar' ,  'Informatika is the best' dll.
Array         Larik karakter, numeric atau dimensi

C. Type data

   Deklarasi Type Data dipakai apabila kita akan mendefinisikan suatu Type Datayang ingin digunakan berada diluar Type Data standard PASCAL. Cara mendeklarasikannya sebagai berikut :


Type   NamaTypeData = TypeDataPASCAL;

D. Constanta

   Konstanta ada nilai dalam program yang tidak berubah atau tetap yang dimana jika di run maka nilainya tidak akan berubah. Cara mendeklarasikan konstanta sebagai berikut :

Const   NamaKonstanta = NilaiData;

E. Unit

   Unit adalah suatu satuan kumpulan instruksi  yang harus diaktifkan jika instruksi yang bersangkutan akan dipakai. Di dalam PASCAL ada 4 unit yang sering dipakai yaitu CRT(berhubungan dengan perintah-perintah pengaturan layar), PRINTER (berhubungan dengan media cetak printer), DOS (berhubungan dengan perintah berkaitan dengan DOS) dan GRAPH (perintah-perintah grafik).
Sebagai contoh : Clrscr, adalah prosedur untuk membersihkan layar yang ada di dalam unit CRT, maka untuk dapat memakai Clrscr, unit Crt harus di ‘Uses‘ dalam deklarasi unit. Uses Crt dan  Clrscr, merupakan pasangan dalam arti Clrscr adalah suatu prosedur PASCAL yang menghendaki dideklarasikannya unit namanya CRT, dengan cara Uses Crt.  Prosedur lain yang memerlukan unit Crt antara lain Gotoxy(x,y)DelLineInsLine dll.
F. Label
   Label adalah suatu nama tertentu (dapat terdiri angka atau huruf atau kombinasinya), yang dalam program nanti akan dituju oleh statemen goto.  Namun dalam PASCAL sesungguhnya statement goto ini hanya diijinkan tetapi sama sekali tidak dianjurkan.  Karena statemen goto menyebabkan struktur program menjadi tidak jelas.

G. Procedure Write dan Writeln
   Procedure Write dan Writeln digunakan untuk mencetak suatu  konstanta, variable, ekspresi atau kombinasi dua atau ketiganya, dapat berupa konstanta string atau konstanta numerik.
Syntax :
Write(‘kontanta’, ‘ekspresi’, ‘variabel’)
Writeln(‘konstanta’, ‘ekspresi’, ‘variabel’)

Rangkaian karakter yang diapit tanda petik tunggal (‘ …..karakter …’)
Write :    akan mencetak dan  posisi kursor pada baris yang sama.
Writeln :    mencetak dan kursor akan turun satu baris, ke awal  baris.

H. Procedure Read dan Readln
   Prosedur Read dan Readln adalah untuk membaca data dari keyboard dengan hasil pembacaan akan ditampung dalam variabel yang ada dalam argumen Read dan Readln tersebut.

Syntax :
Read(NamaVar1, NamaVar2, …);
Readln(NamaVar1, NamaVar2, …);
Tidak seperti Write atau Writeln dimana argumen (apa-apa yang ada dalam tanda kurung), dapat terdiri dari konstanta, variabel atau ekspresi, maka argumen Read atau Readln hanya dapat berupa Variable-Variable yang dapat satu atau lebih, yang sudah dideklarasikan dalam deklarasi variable.  Data yang masuk haruslah sesuai dengan Type Variable yang bersangkutan.

Sejarah Pascal




Bahasa PASCAL pertama kali dikembangkan pada awal tahun 70-an oleh NICLAUS WIRTH di Technical University, Zurich – Swiss. Pada akhirnya, tahun 1971, salah seorang pengembang ALGOL telah berhasil mengembangkan bahasa pemrograman baru yang diberi nama PASCAL, yang mengadopsi nama ilmuwan Perancis pada abad ke 17 Blaise Pascal. Kelebihan dari bahasa PASCAL adalah merupakan bahasa pemrograman yang terstruktur, bahasa pemrograman tingkat tinggi (high level language), serta mudah bagi programmer untuk menentukan tipe data yang diinginkan.
Di awal tahun 1980 an, PASCAL telah menjadi bahasa pemrograman standard di berbagai universitas. Terdapat dua peristiwa yang menyebabkan PASCAL menjadi sangat populer pada saat itu yaitu digunakannya PASCAL sebagai bahasa untuk membuat aplikasi/software guna keperluan ujian di beberapa sekolah, serta dirilisnya Turbo Pascal Compiler oleh perusahaan Borland International untuk komputer IBM. Sampai saat ini, Turbo Pascal sudah mencapai rilis 7.0 bahkan sudah ada yang berjalan di platform Windows (Turbo Pascal for Windows). Terdapat pula varian dari Turbo Pascal yang lebih bersifat open source yaitu Free Pascal.
Kelebihan Bahasa Pascal
Kelebihan dari bahasa pemrograman Pascal adalah:
  • Tipe Data Standar, tipe-tipe data standar yang telah tersedia pada kebanyakan bahasa pemrograman. Pascal memiliki tipe data standar: boolean, integer, real, char, string,
  • User defined Data Types, programmer dapat membuat tipe data lain yang diturunkan dari tipe data standar.
  • Strongly-typed, programmer harus menentukan tipe data dari suatu variabel, dan variabel tersebut tidak dapat dipergunakan untuk menyimpan tipe data selain dari format yang ditentukan.
  • Terstruktur, memiliki sintaks yang memungkinkan penulisan program dipecah menjadi fungsi-fungsi kecil (procedure dan function) yang dapat dipergunakan berulang-ulang.
  • Sederhana dan Ekspresif, memiliki struktur yang sederhana dan sangat mendekati bahasa manusia (bahasa Inggris) sehingga mudah dipelajari dan dipahami.
Bahasa PASCAL juga merupakan bahasa yang digunakan sebagai standar bahasa pemrograman bagi tim nasional Olimpiade Komputer Indonesia (TOKI). Selain itu, Bahasa PASCAL masih digunakan dalam IOI (International Olympiad in Informatics). Namun, pada saat ini. PASCAL sudah mulai banyak ditinggalkan. Kebanyakan para programmer saat ini lebih memilih bahasa C/C++ dan Java karena lebih mendukung untuk pemrograman berorientasi obyek.
Walau begitu, Bahasa PASCAL masih digunakan di sebagai bahasa pemrograman di universitas-universitas sehingga sering disebut bahasa universitas karena pemomrogramannya yang mudah yang sehingga cocok untuk menjelaskan pemrograman komputer bagi mahasiswa yang baru belajar pemrograman komputer.

Saturday, November 1, 2014

Serba Serbi DEBIAN







Sistem operasi Debian adalah gabungan dari perangkat lunak yang dikembangkan dengan lisensi GNU, dan utamanya menggunakan kernel Linux, sehingga populer dengan nama Debian GNU/Linux. Sistem operasi Debian yang menggunakan kernel Linux merupakan salah satu distro Linux yang populer dengan kestabilannya.

Desktop Yang dipakai Masih Desktop Gnome2. Hal ini dilakukan karena desktop Gnome3 terlalu berat dan memakan resource memori yang besar, jadi developer tetap mempertahankan Gnome2.


Pemimpin Proyek

Pemimpin Proyek Debian (The Debian Project Leader (DPL)) adalah orang-orang yang ada di depan publik dan menjadi penentu arah dari proyek.  Proyek Debian telah memiliki pemimpin sebagai berikut:
  • Ian Murdock (Agustus 1993 – Maret 1996), pendiri dari Proyek Debian
  • Bruce Perens (April 1996 – Desember 1997)
  • Ian Jackson (Januari 1998 – Desember 1998)
  • Wichert Akkerman (Januari 1999 – Maret 2001)
  • Ben Collins (April 2001 – April 2002)
  • Bdale Garbee (April 2002 – April 2003)
  • Martin Michlmayr (March 2003 – March 2005)
  • Branden Robinson (April 2005 – April 2006)
  • Anthony Towns (April 2006 – April 2007)
  • Sam Hocevar (April 2007 – April 2008)
  • Steve McIntyre (April 2008 – April 2010)
  • Stefano Zacchiroli (April 2010 – Sekarang)